BRIEFING RELAWAN RUBI 2020/2021

Mengawali tahun 2021 di tengah pandemi Covid-19 tidak menghalangi RuBI untuk terus berkegiatan. Kondisi New Normal membuat RuBI harus melakukan penyesuaian skema pelaksanaan yang baru. Walaupun keadaan memaksa untuk membatasi banyak aktivitas namun RuBI tetap berkontribusi untuk pendidikan Indonesia.

Setelah melakukan pembukaan pendaftaran relawan narasumber dan dokumentator selama 15 hari, maka telah terpilih 108 orang relawan yang akan berbagi ilmu secara daring di 7 daerah di Indonesia. Yaitu Luwu - Sulawesi Selatan, Kenjeran Surabaya - Jawa Timur, Polewali Mandar – Sulawesi Barat, Kolaka Utara - Sulawesi Tenggara, Musi Banyuasin – Sumatera Selatan, Sidrap – Sulawesi Selatan, dan Kendari – Sulawesi Tenggara.

Sabtu, 16 Januari 2021 seluruh relawan yang terpilih dan juga panitia RuBI berkumpul secara daring untuk briefing, perkenalan dan mengenalkan apa itu RuBI kepada para relawan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Meskipun breafing dilakukan secara daring, namun tidak mengurangi keseruan acara maupun mematahkan semangat para relawan yang bergabung.

Hadir juga Pak Hikmat Hardono, Ketua Yayasan Indonesia Mengajar. Beliau mengapresiasi kepada relawan RuBI yang terus menjaga RuBI yang telah bergerak selama lima tahun ini untuk tetap ada. “Menyalakan lilin adalah hal lain. Yang tak kalah sulit adalah menjaga lilin itu tetap menyala. Apresiasi penuh bagi orang – orang yang terus menjaga nyala lilin itu hingga saat ini. Kita sama-sama bertemu dengan orang yang suka, rela, dan tulus untuk bekerja, membantu kemajuan pendidikan Indonesia,” Ujar Pak HH (panggilan akrab kami kepada Beliau).

Mendengar sambutan dari Pak HH menambah semangat dan membangkitkan energi positif para relawan untuk terus bergerak dan berbagi untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Bergerak bersama, berbagi selamanya.