Kesan Pertama Gabung RuBI Jember: Tidak Ada yang Menggurui



Muhammad Iqbal (47), dosen Hubungan Internasional Universitas Jember, Jatim, baru kali pertama menjadi relawan narasumber Ruang Berbagi Ilmu (RuBI). Ia berbagi materi soal Kemampuan Guru Abad 21 di RuBI Jember yang diadakan pada 5-6 Oktober 2019. Meski edisi perdana, ia merasakan kehangatan dalam berinteraksi dengan relawan.


“Obrolan yang muncul sangat cair, bukan sok akrab atau sok kenal, padahal baru bertemu pertama kali,” ucap Iqbal kepada Tim Sosialisasi RuBI, Sabtu (12/10).


Lebih lanjut, Iqbal terkesan dengan rekan relawan yang rendah hati dan santun, saat mereka baru pertama kali tiba di Jember.


“Misalnya dalam obrolan persiapan materi, yang tahu tidak menggurui, yang tidak tahu tidak lugu-lugu amat dalam bertanya,” tambah Iqbal.

Iqbal dan istrinya sengaja mengundang sejumlah relawan RuBI ke rumahnya. Dengan maksud, membangun komunikasi dan menikmati kuliner khas Jatim, seperti tahu tek.


Selain itu, rumah Iqbal juga menjadi tempat transit bagi relawan untuk menunggu keberangkatan kereta api untuk kembali pulang ke rumah masing-masing.




Dalam pertemuan kurang dari seminggu itu, Iqbal terkesan karena obrolannya nyambung. Padahal usia Iqbal dan relawan terpaut jauh, kurang lebih 10-15 tahun.


Selain itu, Iqbal menilai para relawan RuBI tidak sibuk dengan gawai dan dunia maya selama berinteraksi.


“Mereka ini betul-betul ngobrol, tidak sibuk dengan ponsel, benar-benar memanfaatkan momen berinteraksi,” jelas Iqbal.




Selama mengikuti proses RuBI Jember, Iqbal #terusbelajar soal komitmen, ketulusan, dan kedisiplinan.


“Ketiga karakter ini membuat acara RuBI menjadi well-organized, saya menilai Jember sukses,” tutup Iqbal.