Persembahan RuBI di Hari Guru Nasional




Pagiku cerahku

Matahari bersinar

Kugendong tas merahku di pundak


Selamat pagi semua

Kunantikan dirimu

Di depan kelasmu

Menantikan kami


Kapan terakhir kali kamu bersua dengan gurumu? 2 bulan atau 2 tahun yang lalu?

Sepatutnya, guru menjadi salah satu sosok yang patut dirindu. Berkat jasa guru, kita bisa membaca dan menulis. Mulai dari membaca huruf, paragraf, hingga membedakan mana berita yang benar dan tidak.


Guru juga penuh kesabaran membimbing kita menulis. Menulis biodata di buku diary, surat untuk pacar pertama, barangkali. Tapi, gurulah yang selalu mendorong kita untuk menuliskan kebenaran.


Untuk memperingati Hari Guru Nasional, 25 November 2019, Ruang Berbagi Ilmu (RuBI) mengajak kamu untuk menulis surat kepada guru, dengan tajuk #SuratUntukGuruku.


Berikut adalah persyaratan untuk mengikuti penulisan #SuratUntukGuruku :


1. Memilih salah satu topik cerita dalam surat:

  • Pelajaran favorit

  • Nasihat yang tak terlupakan dari guru

  • Kenangan bersama guru

  • Harapan untuk guru

  • Kontribusi untuk guru

2. Surat ditulis dalam kertas HVS (tidak ada batasan karakter). Surat difoto lalu dikirim ke surel RuBI, berbagi_ilmu@indonesiamengajar.org dengan subjek: [#SuratUntukGuruku - Topik yang Dipilih]

3. Dalam surat tersebut berisi:

  • Nama kamu, alamat lengkap (kode pos), No HP, dan akun media sosial

  • Nama guru kamu beserta alamat lengkapnya atau alamat sekolah

  • Isi surat sesuai topik

  • Tidak boleh anonim (surat kaleng)

  • Foto surat harus jelas keterbacaannya (baik dari tulisan tangan dan foto)

4. Periode pengiriman surat 7-20 November 2019, boleh mengirimkan lebih dari satu surat asal beda topik

5. Sebanyak 5 surat terbaik akan dikirimkan ke guru kamu pada Hari Guru Nasional

6. RuBI berhak menayangkan surat di media sosial dan website dengan penyensoran alamat lengkap


Salam,


Admin RuBI